Sudut Pandang SRC Prima
24 April 2019 1984 views
Share to

Keyakinan dan kerja sama adalah dua hal yang ada di balik sebuah usaha. Setidaknya itulah yang diketahui Herman. Sampoerna Retail Community (SRC) menjadi pembuktian untuk kedua hal tersebut. Herman mempertahankan usahanya dengan sebuah keyakinan, dan memastikan usaha itu berkembang melalui sebuah kerja sama. SRC adalah perwujudan dari kerja sama itu. Bersama SRC, ia memperbaiki kondisi toko miliknya yang semula tampak tidak siap bahkan untuk mengundang pelanggan datang. Bukan semata karena luas toko yang mungkin tidak seberapa bila berbanding toko-toko lain, tetapi juga karena keterbatasan ketersediaan produk dan suasana toko sehari-hari. Herman pribadi sadar betul bahwa tokonya tidak nyaman, khususnya bagi pelanggan. Itu menjadi tantangan utama yang perlu dihadapi sederet dengan kekurangan-kekurangan lain di berbagai sisi.

 Bergabung dengan SRC telah menjawab semua kekhawatirannya tersebut. Herman belajar mengelola usahanya, dan kemudian mengubah toko yang ia kelola menjadi sebuah toko yang siap untuk berkembang lebih jauh. SRC menunjukkan bahwa toko-toko kelontong tradisional juga bisa tetap tumbuh dan menjadi besar, bahkan ketika persaingan pasar semakin tidak main-main. Baginya, itulah yang dibutuhkan banyak pemilik usaha di era saat ini. Semua yang memiliki usaha memerlukan kemampuan untuk beradaptasi dengan beragam kompetisi yang bermunculan di mana-mana. Walaupun ini merupakan konsekuensi wajar dalam berbisnis, tidak semua orang memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk menghadapi situasi-situasi demikian. Di situlah SRC hadir untuk menjalin kerja sama dengan para pemilik toko agar dapat meneruskan usaha, serta bahkan mengukuhkan diri sebagai bagian dari rangkaian ritel tradisional terbesar di Indonesia.

 SRC Prima milik Herman menjadi contoh nyata dari semua ini. Bagi Herman, nilai sebuah kerja sama, seperti yang dijalinnya dengan SRC, tidak diukur dalam rupiah. Tolak ukur sesungguhnya adalah manfaat yang muncul dari kerja sama tersebut. Begitulah bagaimana Herman melihat perjalanannya bersama SRC yang berhasil mewujudkan mimpi-mimpinya.