Komunitas Paguyuban
24 January 2019
Kini Kenal, Kini Keluarga

Sebagai seorang pendatang, dulu pergaulan saya hanya terbatas di sekitar keluarga dan teman dari suami. Kemudian saya mengambil keputusan untuk bergabung dengan SRC, dan melalui Paguyuban SRC saya mulai mengenal banyak orang yang telah saya anggap seperti keluarga sendiri.

Usaha toko kelontong saya awali di tahun 2007 ketika pindah ke Cirebon, memulai hidup baru di kampung halaman suami. Setelah enam tahun berdagang, saya kemudian bergabung dengan SRC, meskipun saat itu tidak ada alasan khusus mengapa memilih bergabung. Bisa dikatakan di awal ini saya sekadar ikut-ikutan saja tanpa berpikir bahwa keputusan ini akan mengubah toko dan juga kehidupan saya. Menariknya ini benar-benar menjadi salah satu contoh iseng-iseng berhadiah. SRC memberikan pengarahan yang sedikit demi sedikit membuat toko saya semakin bagus bahkan semakin dikenal. Saya tidak mengira bahwa hasilnya akan seperti ini. Namun, satu hal yang sebenarnya paling saya senangi dari semua pengalaman ini adalah rasa kekeluargaannya. Bergabung dengan SRC membuat saya bertemu dengan banyak orang, sesama pemilik toko kelontong yang sebelumnya tidak saya kenal. Punya teman seperjuangan, rasanya seperti punya keluarga baru. Keluarga baru yang bahkan membuat saya keluar dari rutinitas sehari-hari. Sebelumnya saya hanya belanja ke pasar, mengurus anak, dan menjaga toko. Sekarang saya juga aktif bertemu dan berdiskusi bersama teman-teman paguyuban SRC, melakukan berbagai kegiatan bersama, bahkan sampai ikut roadshow ke toko-toko baru.

Apalagi sejak Februari 2017 terbentuk Paguyuban Kapten Ciko alias Cirebon Kota, dan kebetulan saya yang mengetuai komunitas tersebut. Paguyuban yang awalnya cuma beranggotakan 25 orang ini sekarang sudah memiliki tidak kurang dari 130 anggota. Paguyuban ini membuat komunikasi antar pemilik SRC semakin intensif dan manfaatnya sangat terasa. Kami semua punya harapan yang sama untuk berkembang ke arah yang lebih baik dan saya sangat bersyukur dengan kehadiran paguyuban yang mampu mengakomodasi hal ini.

Bagi saya, partisipasi aktif dalam paguyuban SRC memang diikuti dengan bertambahnya tanggung jawab, tetapi itu juga diikuti dengan bermacam-macam manfaat. Ada kepuasan yang besar ketika melihat toko SRC milik kita berkembang pesat. Namun, ada satu kepuasan tersendiri juga ketika melihat bahwa toko-toko lain turut berhasil, dan kita berkontribusi dalam hal tersebut. Beginilah hari-hari saya di Cirebon bersama Kapten Ciko, penuh warna dan pengalaman baru.

Kembali ke Cerita Sahabat