Pengembangan Bisnis
24 January 2019
Empat Kali Lima

Dibutuhkan hanya sebuah kios kontrakan berukuran 4X5 bagi saya untuk memulai semua ini. Meskipun begitu, saya tidak membiarkan ukuran itu membatasi seberapa besar mimpi saya untuk membangun kehidupan yang lebih baik.  Berawal dari mimpi, kini saya bukan hanya pemilik sebuah toko kelontong, tetapi juga apotek, kedai, dan penginapan.

Langkah saya diawali dari perubahan-perubahan kecil yang dilakukan secara perlahan dalam toko kelontong saya. Semenjak bergabung dengan SRC, saya melihat bahwa dalam sebuah kios berukuran 4X5 tersebut ada sangat banyak ruang untuk berkembang. Saya memahami bahwa pintu toko seharusnya menyambut lebih banyak pembeli daripada hari sebelumnya. Saya pun menyadari bahwa selalu ada tempat untuk menempatkan lebih banyak produk jika saya menjual produk-produk yang tepat. SRC menemani saya mewujudkan ini dan membantu saya menetapkan strategi yang perlu dilakukan. Langkah-langkah yang kemudian saya ambil bukan semata berorientasi meningkatkan omzet tetapi juga menciptakan bisnis baru. Bergabung dengan SRC menjadi salah satu investasi terbesar yang telah saya lakukan, sesuatu yang pada saat itu belum terlihat oleh orang-orang di sekitar saya.

Bersama istri saya Mulyati, kami kini mengelola semua usaha tersebut. Bahkan ketika usaha-usaha yang kami miliki semakin tumbuh besar, SRC tetap memberikan pendampingan yang berkelanjutan. Bagi kami, toko kelontong benar-benar dapat bersaing dengan berbagai toko kebutuhan sehari-hari lainnya. Meski demikian, satu hal yang paling kami nikmati dengan bergabung bersama SRC adalah bagaimana toko kami menjadi salah satu roda utama gerak masyarakat sekitar. Tetangga-tetangga hampir semuanya pasti berbelanja di tempat kami dan ini membuat suasana sekitar lebih hidup. Ini adalah sebuah bonus yang bisa dinikmati oleh semua orang. Dengan mengambil langkah yang tepat, saya dan istri saya bersyukur kini berhasil melampaui ekspektasi sebuah kios kontrakan berukuran 4X5.

Kembali ke Cerita Sahabat